Pacar Posesif, Sebaiknya Diterusin atau Putusin Aja?

Punya pacar yang perhatian memang terdengar seperti relationship goal. Di saat teman mengeluhkan pacar yang cuek, kita bisa berbangga diri tidak mempunyai masalah serupa.

Namun lama kelamaan kok seperti ada yang salah ya. Mulai timbul perasaan terkekang, karena semua gerak-gerik kamu diawasi oleh pacar. Waktu buat diri sendiri, teman-teman atau keluarga semakin lama semakin terbatas, bahkan hampir tidak ada. Di hidup kamu cuma ada dia. Kamu hanya untuk dia.

Bisa jadi pacar kamu adalah jenis pacar yang posesif. Punya pacar seorang yang posesif, tidak ada lagi yang namanya kesetaraan dan rasa saling menghormati dalam hubungan. Yang ada hanyalah permainan kendali. Dia pemegang tali kendali, kamu yang dikendalikan.

Kalau terus dibiarkan, lama kelamaan hubungan yang kamu jalani akan menjadi hubungan beracun yang mengarah ke kekerasan emosional. Kekerasan emosional dalam jangka panjang akan berdampak pada kesejahteraan psikologis.

Sebelum membuat keputusan soal hubunganmu dengan pacar posesif, yuk pahami seperti apa sih pacar yang posesif itu.

Kondisi Mental Pacar Posesif

Pacar Posesif karena Sulit Percaya

Pacar yang posesif biasanya memiliki masalah sulit percaya kepada orang lain. Padahal kepercayaan merupakan faktor yang sangat penting pada hubungan interpersonal (Cottrell et al., 2007; Gutman, 1992; Rotter, 1980). Menurut Kelly dan Burgoon, pada pasangan yang menikah perbedaan kadar kepercayaan akan menurunkan tingkat kepuasan dalam pernikahan.

Dalam sebuah hubungan, jika satu pihak tidak mempercayai pasangannya, maka pihak tersebut akan terus-terusan dihantui rasa curiga dan cemburu. Dan akhirnya menjadi lebih reaktif dalam menghadapi konflik yang terjadi dalam hubungan.

Tingkat kepercayaan dalam hubungan ditentukan oleh tiga faktor :

  • penilaian bahwa pasangan adalah orang yang bisa diprediksi dan diandalkan
  • tahu  bahwa pasangan peduli akan kebutuhannya dan bisa diandalkan saat dibutuhkan
  • kepercayaan diri bahwa hubungan yang sedang dijalin adalah hubungan yang solid

Jika kamu sudah cukup melakukan komunikasi untuk menunjukkan bahwa kamu adalah pihak yang bisa diandalkan,namun pasanganmu masih tetap tidak memberikan kepercayaan, maka masalahnya bukan pada kamu tapi pada si pacar posesif.  

Posesif Berkaitan dengan Rendahnya Self- Esteem

Self- esteem atau harga diri merupakan pandangan positif/negatif seseorang atas dirinya sendiri (Brown, 1993). Individu yang memandang dirinya negatif akan memiliki kecenderungan berprasangka (cemburu kognitif) lebih tinggi daripada individu yang memandang dirinya positif (Guerro, 1998).

Sebenarnya orang dengan perasaan harga diri rendah punya perasaan minder tidak hanya dalam hubungan romantis, tapi juga dalam aspek kehidupan yang lain seperti pekerjaan. Hanya saja hubungan romantis akan menciptakan zona nyaman untuk melampiaskan perasaan tidak aman kepada pasangan.

Jauh di dalam dirinya, pacar posesif merasa tidak pantas mendampingi kamu. Kamu dianggap punya kelebihan, lebih populer, lebih menarik secara fisik, lebih pintar, lebih kaya, dan lebih-lebih yang lainnya.

Yang jadi masalah, kelebihanmu ini dianggap sebagai ancaman bahwa kamu akan segera mencari pengganti si posesif. Karena dengan harga dirinya yang rendah ia merasa tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kamu.

Jadi Posesif karena Takut akan Penolakan

Pacar yang posesif biasanya sangat sensitif dengan sinyal-sinyal penolakan. Ini juga yang jadi penyebab kenapa hal seremeh telepon tidak terangkat saja bisa menjadi bahan pertengkaran panjang.

Akar dari ketakutan yang berlebihan atas penolakan bila ditelusuri berasal dari interaksi seorang anak dengan figur pengasuh. Yang dimaksud figur pengasuh bisa ibu atau siapapun yang (seharusnya) memenuhi kebutuhan anak semasa kecil. Anak yang mempersepsikan dirinya diabaikan selama pengasuhan akan menganggap dirinya tidak layak mendapat perhatian dan kasih sayang. Persepsi semacam ini akan terus terbawa sampai dewasa, dan akan menjadi pola unik setiap individu tersebut menjalin hubungan.

Karena merasa dirinya tidak layak mendapatkan perhatian dan kasih sayang, sedikit saja sinyal yang dipersepsikan sebagi penolakan, akan memicu semua perasaan tidak aman yang sebenarnya sudah ada di bawah permukaan hasil pengalaman masa kecil. 

Biasanya pacar yang posesif juga berasal dari jenis orang yang akan melakukan apa saja untuk orang lain dengan berharap dirinya akan diterima. Sikapnya ini juga akan muncul dalam hubungan. Ia akan melakukan apa saja untukmu, ini yang di awal hubungan akan terasa sangat manis. Tapi tidak ada makan siang yang gratis. Si posesif berharap mendapat imbalan berupa penerimaan akan kehadirannya setiap saat. Benar-benar setiap saat.

Ciri-Ciri Pacar Posesif

Pacar yang Posesif Selalu Meminta Laporan Detil Aktivitas Kamu

Pertanyaan “Kamu dimana?” “Sama siapa?” adalah pertanyaan wajar jika kita dalam sebuah hubungan. Tapi untuk pacar posesif, pertanyaan ini diajukan dalam dosis yang berlebihan sampai membuat tidak nyaman.

Selain itu, pertanyaan seperti ini juga sering ditanyakan oleh pacar posesif pada situasi yang tidak tepat dan dengan nada menginterogasi.

Misalnya kamu sedang menunggu keluarga yang sakit di rumah sakit. Lalu, dalam keadaan kamu lelah, alih-alih memastikan keadaan kamu baik-baik saja, pacar kamu lebih peduli untuk menanyakan “Kamu sama siapa aja disana?”, “Teman kamu ada yang ke rumah sakit juga nggak?”, ”Di ruang tunggu rumah sakit ada siapa aja selain kamu sekarang?”

Bisa dibilang pacar yang posesif itu egois, dia hanya mementingkan perasaannya yang takut kehilangan kamu, tapi tidak mau memahami kondisi dan perasaanmu .

Pacar Posesif Merasa Punya Hak Mengawasi Hidupmu

Ciri khasnya adalah mereka sering mengajukan pertanyaan “Kok nggak bilang?” jika kamu sekali saja lupa menceritakan salah satu detil aktivitas kamu.

Dia merasa mengetahui segala detil tentang aktivitasmu adalah haknya. Sedikit saja kamu lupa untuk memenuhi haknya itu, kepala pacar posesif akan langsung dipenuhi prasangka buruk.

Di pikiran pacar posesifmu, alasan sederhana seperti “lupa” itu tidak masuk akal. Kamu pasti sedang menyembunyikan sesuatu, atau berselingkuh di belakangnya.

Pacar Posesif Akan Marah Kalau telepon Tidak Diangkat Atau Pesannya Lama Dibalas

Ini juga salah satu karakteristik pacar posesif yang paling sering terlihat. Sumber pertengkaran di hubungan posesif biasanya seputar masalah “last seen” di Whatsapp, terlalu lama membalas chat, atau panggilan telepon yang tidak terangkat.

Sejujur atau semasuk akal apapun alasan yang kamu berikan, di kepala pacar posesif, kamu sedang selingkuh atau sedang menolak dikendalikan. Kehilangan kendali akan membuat pacar posesif gusar dan akhirnya kalian bertengkar untuk yang kesekian kali dalam minggu ini. 

Pacar Posesif akan Cemburu Melihat Kamu Berinteraksi Wajar dengan Lawan Jenis

Melihat kamu ngobrol dengan lawan jenis, walaupun dalam batas wajar, akan memantik rasa cemburu si posesif. Di matanya, interaksi wajar tersebut terlihat seperti seseorang sedang berusaha merebut posisinya sebagai pacar kamu.

Kamu bisa saja berargumen bahwa semua interaksimu dalam batas wajar. Tapi menjelaskan hal tersebut ke pacar posesif adalah hal percuma, karena masalahnya bukan di kamu tetapi di diri pacarmu yang posesif itu.

Bagaimana Cara Mengatasi Pacar Posesif ?

Kamu tidak bisa mengubah seorang dewasa yang tidak menginginkan perubahan.

Biasanya pacar posesif akan memberikan alasan bahwa sifat posesifnya muncul karena merasa kamu tidak bisa dipercaya. Alasan seperti itu tetap tidak bisa membenarkan sifat posesifnya. Yakinkan ia satu sampai dua kali bahwa kamu bisa dipercaya, jika sifat posesifnya masih muncul, tinggalkan!

Berpacaran dengan seorang posesif hanya akan membuang waktu, tenaga, dan menguras emosi. Cinta seharusnya adalah ruang untuk tumbuh, bukan tali kekang yang diikatkan pemilik ke hewan peliharaannya. 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: